Tuesday, July 14, 2015

Sering Lelah Meski Cukup Tidur? Mungkin anda kekurangan Magnesium

Tanda-tanda kekurangan magnesium
Apabila akhir-akhir ini anda sering merasa kelelahan atau otot-otot keram walaupun telah beristirahat dengan cukup, bisa jadi tubuh anda kekurangan magnesium.

Kekurangan Magnesium Menyebabkan Berbagai Masalah Kesehatan
Para ahli mengatakan bahwa sangat sulit mendeteksi kekurangan magnesium, dan karena itulah zat ini diberi julukan "Invisible Deficiency". Adapun alasan kenapa sulit terdiagnosis dikarenakan kekurangan mangensium bisa menyebabkan berbagai masalah kesahatan yang hampir sama dengan penyakit-penyakit lainnya. 

Dr. Danine Fruge dari Florida, Amerika Serikat, mengatakan bahwa magnesium telibat pada sekitar 300 proses biokimiawi tubuh. Zat ini mempengaruhi semuanya mulai dari otot, jantung, hingga hormon.

Lantas bagaiman cara mengetahui bahwa sesorang tengah mengalamin kekurangan magnesium?

Ada tiga tahap dari kekurangan magnesium, dan seseorang dapat mengalami berbagai macam gejala berdasarkan tahapannya. Lelah, Mual, dan nafsu makan berkurang merupakan gejala awal yang umum muncul.

Apabila tubuh kekurangan magnesium lebih parah, biasanya gejala yang timbul meliputi keram, kesemutan, kebas, dan reaksi otot yang muncul seketika. Hal ini karena kekurangan zat dapat mengganggu fungsi normal saraf dan otot. Pada tingkatan terparah, kekurangan magnesium bisa menyebabkan detak jantung tidak normal, kejang-kejang, dan perubahan prilaku.

Fruge mengungkapkan bahwa makan dengan pemanis buatan dan minuman bersoda perlu diwaspadai. Hal ini karena pemanis buatan dapat memicu ginjal untuk membuang magnesium dari tubuh, sedang soda dapat mengganggu penyerapan nutrusi. Jika anda sering mengkomsumsi makanan dan minuman tersebut, kemungkinan besar anda akan kekurangan magnesium tingkat ringan.

Untuk mencegahnya, anda disarankan untuk makan makanan seperti bayam, ikan, gandum, dan kacang-kacangan. Selain itu, jika memang dibutuhkan, ada juga suplemen yang dapat dikonsumsi walaupun Frudge mengingatkan untuk berhati-hati dan tidak terlalu berlebihan mengonsumsinya.

Frudge memaparkan bahwa mempuyai mekanisme untuk mencegah overdosis nutrisi yang berasal dari makanan, namun hal tersebut  tidak berlaku jika diperolehnya dari suplemen. Terlalu banyak asupan magnesium juga tidak baik, dan bisa menyebabkan resiko arrhytmia pada jantung. Hal tersebut bisa menjadi fatal terutama bagi penderita diabetes.


Sumber : Detik Health

No comments:

Post a Comment